Akses berbasis peran
Setiap pengguna melihat data dan tindakan yang relevan dengan tanggung jawabnya.
Case study IT Helpdesk
Sistem tiket internal yang membuat permintaan, penugasan, progres, dan laporan dapat dilihat oleh peran yang tepat.
Permintaan bantuan IT mudah tercecer ketika datang lewat percakapan terpisah. Statusnya sulit dilacak, penanggung jawabnya tidak selalu jelas, dan laporan harus disusun ulang.
IT Helpdesk menyatukan semua permintaan ke satu alur. Setiap tiket memiliki nomor otomatis, prioritas, kategori, teknisi, riwayat perubahan, dan status yang dapat dipantau.
Fokusnya bukan menambah fitur sebanyak mungkin, melainkan mengurangi ketidakjelasan pada setiap perpindahan tugas.
Setiap pengguna melihat data dan tindakan yang relevan dengan tanggung jawabnya.
Open, In Progress, Resolved, dan Closed membentuk bahasa kerja yang sama.
Integrasi Telegram mengabarkan perubahan tanpa meminta pengguna terus membuka aplikasi.
Ekspor PDF dan Excel membantu kebutuhan dokumentasi tanpa input ulang.
Hasil utama